Sentra Kerajinan Kulit “MANDING”

Kerajinan Kulit “MANDING”

Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sangat pantas mendapat julukan kabupaten sentra kerajinan. Salah satu sentra kerajinan yang dimiliki Kabupaten Bantul adalah Kerajinan Kulit Manding. Kerajinan Kulit Manding merupakan kerajinan yang terdiri dari aksesoris berbahan dasar kulit yang memang disukai oleh banyak orang.

kerjinan-kulitTak kalah dengan kerjinan kulit di Cibaduyut, Bandung dan Tanggulangin, Sidoarjo, di Manding bisa ditemukan banyak toko kerajinan kulit di sebelah kanan-kiri jalan. Dusun Manding, Desa Sabdodadi, Kecamatan Bantul ini merupakan sentra kerajinan kulit yang menjadi jujugan (tujuan pertama) bagi wisatawan yang ingin mencari suvenir yang terbuat dari kulit. Di desa kerajinan ini, wisatawan bisa mendapatkan jaket, tas, dompet, sepatu, ikat pinggang dan lain-lain.

Kepiawaian warga Manding mengolah kulit diperoleh secara turun temurun. Perjalanan kerajinan kulit dipelopori oleh tiga pemuda Manding pada tahun 1947 yaitu Prapto Sudarmo, Ratno Suharjo dan Wardi Utomo. Ketiganya, semula bekerja di sebuah perusahaan kulit di Kota Yogyakarta yang memproduksi pakaian, dan pelana kuda hingga akhirnya mereka kemudian mendirikan usaha sendiri dengan memproduksi tas, jaket dan lain-lain. Sejak berdiri hingga pada tahun 1976 hingga tahun 90-an, perajin Manding mampu mengekspor produk mereka hingga ke Spanyol. Saat ini, di Dusun Manding ini terdapat sekitar 100-an pengrajin kulit.

Selain di showroom, hasil kerjinan kulit Manding juga di pasarkan ke berbagai wilayah Jogja, bahkan aksesoris dari kulit sapi ini telah mampu menembus pasar luar Jogja seperti Jakarta, Solo, Semarang dan Bali, bahkan diekspor hingga ke Australia.
Harga

Berbagai aksesoris kulit sapi ini dijual dengan harga yang beragam, mulai Rp 10.000,00-an hingga ratusan ribu. Seperti halnya jaket yang dijual dengan harga berkisar Rp 750-800 ribu.

Tips belanja Kerajinan Kulit di Manding

Semua kerajinan kulit di manding merupakan hasil home industry, sehingga harganya sangat murah bila dibandingkan dengan di toko. Tetapi jangan khawatir, meski produk rumahan namun kualitasnya adalah ekspor. Bahan dasar kerajinan tersebut umumnya  dari kulit sapi.

Agar anda mendapatkan harga murah:

1.    Tawarlah harga yang dipatok sampai dengan 60%.
2.    Bersikaplah ramah dan jangan terlalu bernafsu (santai saja)
3.  Ketika anda tidak deal dengan pedagang yang satu maka anda bisa melakukan penawaran dengan pedagang lain, tentu saja dengan menaikkan sedikit tawaran anda
4.    Sangat disarankan menggunakan bahasa Jawa
5.  Jika anda tidak senang dengan produk yang dipajang, maka anda bisa memesannya sesuai dengan modal yang anda inginkan. Untuk hal ini sebaiknya anda deal dulu masalah harga dan bahan bakunya.

Sumber : Mbah Google dan kawan2nya

Semua objek wisata bisa menjadi pilihan trip anda melalui paket wisata jogja bersama kami.

Masjo Tour : Paket Wisata Jogja – Tour Jogja